Masalah
dalam sistem operasinya
1.
Terserang
Malware / Virus
managed service provider indonesia - Beberapa virus seperti malware, trojan
bisa menyerang file system, mengubah, merusak, hingga mengapus secara otomatis
file / data. Untuk itu sebaiknya anda gunakan antivirus yang dapat dipercaya
untuk menjaga pc anda dari virus – virus tersebut. Namun bagaimanapun, virus
bisa datang tiba – tiba berbagai cara yang tidak bisa di sangka.
Jika komputer anda terserang virus,
sehinggan tidak bisa melakukan booting, tentunya langkah pertama harus anda
ambil adalah data – data anda. Berikut cara menghilangkan virus pada pc yang
tidak bisa masuk booting :
·
Masuk ke windows / system save mode. Caranya
dengan menekan pada keyboard F5 atau tombol ain yang bisa anda lihat di layar
ketika mesin / pc baru dinyalakan atau mulai beroprasi.
·
Jalankan program antivirus, lakukan scan kepada
seluruh isi harddisk, yang paling utama pada local disk c. Jika anda belum
memiliki antivirus yang terinstall pada
komputer anda, anda bisa mendownloadnya terlebih dahulu, lalu lakukan install. Dan
anda bisa menginstallnya menggunakan save mode.
·
Jika virus mendeteksi anda
virus / syware / malware, segera bersihkan dengan menghapus atau
mengkarantinanya. Lalu restart pc anda.
2.
File sistem
operasi corrupt atau rusak
Kerusakan pada registery pada system
operasi bisa disebabkan karena virus, malware, proses penghapusan / uninstall software
yang tidak dapat berjalan dengan benar, atau terjadinya konflik di dalam
software ( driver yang tidak cocok untuk pc anda ). Hal tersebut bisa di atasi
dengan merepair windows menggunakan windows repair.
Ada juga penyebab registery hilang / korup
terjadi karena motherboard anda sudah lemah / rusak. Merepair OS hanya akan
mengatasi permasalahan sementara doang. Anda harus menggantinya untuk
menyelesaikan masalah ini. Cara merepair operasi windows, yaitu :
·
Masuk ke menu BIOS dengan cara menekan F2,
terkadang beberapa komputer berbeda merk juga akan berbeda untuk masuk ke
BIOSnya.
·
Ubah boot option, tetapkan first boot adalah
DVD / USB ( bergantung jenis instalasi windows yang di gunakan )
·
Lalu save dan exit bios, kemudian system
operasi akan kembali berkerja.
·
Cek kembali DVD / USB installasi pada windows /
sudah terpasang dengan baik, kemudian segera tekan tombol mana saja ketika
muncul pesan “ press any key to boot form DVD” atau USB.
·
Terakhir, pilih operasi repair windows untuk
merepair windowsnya, lalu tunggulah sampai proses selesai.
Masalah
pada Hardware
1.
Pada
Harddisk
Pada saat mengidupkan komputer, booting terhenti dengan
tulisan “ disk boot failure... “ pada layar monitor anda, maka masalah terjadi
pada akses data pada harddisknya. Bisa jadi kabel pada harddisknya kurang baik,
putus di dalam, atau bisa jadi harddisk anda rusak.
Harddisk fungsinya untuk penyimpanan semua data termasuk
sistem opersasi pada windows. Kalau terjadi masalah pada harddisk atau
terganggunya akses data pada harddisk, tentu akan berakibat sistem pada
komputer tidak bekerja dengan baik, tentu akan terjadi gagal booting.
Untuk memastikan, anda dapat melalukan langkah – langkahnya
:
·
Pastikan tidak ada DVD / USB yang terpasang,
jika ada coba di lepas terlebih dahulu dan restart. Lakukan langkah jika “ disk
boot failure... “ masih nongol di layar
·
Coba perikasa sambungan pada kabel pada
harddsik, pastikan terpasang dengan baik dan benar, terkadang kendor pada
kabelnya. Jika masih bermasalah, coba anda ganti dengan kabel baru, jika masih
bermasalah jug, maka kemungkinan besar harddisk anda rusak.
·
Beli harddisk dengan yang merk lain, jika
berjalan denga baik berarti memang masalahnya pada harddisk.
2.
Pada RAM
RAM rusak, layar tidak akan tampil apapun. Namun bisa
mengeceknya dengan mencoba memindahkan posisi RAM pada socket yang lain. Pasang
salah satu RAM secara bergantian. Sebelum itu coba bersihkan pin yang berwarna
emas, tembaga pada RAM dengan penghapus pulpen / pinsil. Pastikan RAM dipasang
dengan benar.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar